Dakwah Lewat Internet
BAB I
PENDAHULUAN
Di era Nabi Muhammad, masyarakat Arab kala itu tersusun atas klan-klan suku. Nabi Muhammad terlahir dan besar di tengah suku yang terpandang di jazirah Arab kala itu, yakni Quraisy. Islam datang sebagai agama yang “menuntun” masyarakat Arab agar melaksanakan perintah Tuhan Allah, serta meninggalkan sesembahan nenek moyang mereka yaitu dewi-dewi banatullah Al-Latta, Al-Uzza dan Al-Mannat. Perjuangan Nabi ini tidak mudah sebab setiap klan tidak menyetujui ajaran monotheisme yang diajarkan Nabi Muhammad. Dengan kegigihannya, Islam pun berkembang hingga saat ini.
Islamisasi masyarakat Arab yang dilanjutkan dengan Islamisasi masyarakat dunia ini dapat dilakukan dengan suatu aktivitas bernama dakwah atau lebih khususnya komunikasi dakwah. Dakwah pada zaman Nabi Muhammad dulu dengan dakwah pada masa modern seperti sekarang ini tentunya tidak berbeda dalam hal tujuannya yaitu mengesakan Allah dan melaksanakan perintahnya, namun dalam hal pelaksanaannya banyak bagian-bagian dan tata cara pelaksanaanya yang sudah sangat berkembang mengikuti kemajuan zaman, yang mana hal itu berdampak positif pada perkembangan islam di dunia modern ini. Perkembangan dakwah pada masa modern ini sudah merambah media informasi sebagai sarana penyebarannya, diantara sekian banyak media informasi salah satunya adalah media internet atau lebih khususnya social network atau media sosial yang hal itu semua akan dibahas dalam makalah ini disertai dengan pengertian komunikasi dakwah.
B. Rumusan Masalah
Rumusan yang menjadi master of question dalam makalah ini adalah :
1. Apakah komunikasi dakwah itu?
2. Bagaimanakah dakwah lewat internet atau sosial media?
3. Bagaimanakah strategi dakwah lewat internet atau sosial media?
C. Tujuan Makalah
Tujuan makalah ini adalah untuk memenuhi tugas kuliah Komunikasi dakwah yang diampu oleh ibu Anita Ariani, S.Pd.I. M.Pd.I. tentang bidang-bidang dakwah.
BAB II
PEMBAHASAN
1. pengertian komunikasi dakwah
A. Pengertian Komunikasi
Pengertian komunikasi menurut para ahli mengacu pada aktivitas interaksi manusia yang bisa terjadi secara langsung atau tidak langsung. Beberapa definisi komunikasi menurut para ahli berikut ini :
Everett M. Rogers, mengemukakan pendapatnya yaitu “Komunikasi adalah suatu proses dimana suatu ide dialihkan dari sumber kepada suatu penerimaan atau lebih dengan maksud untuk mengubah tingkah laku mereka.”
Kemudian pendapat lain dari Rogers & O. Lawrence Kincaid “Komunikasi adalah suatu proses dimana dua orang atau lebih membentuk atau melakukan pertukaran informasi dengan satu sama lain yang pada gilirannya akan tiba pada saling pengertian yang mendalam”.
Theodore M. Newcomb, “Setiap tindakan komunikasi dipandang sebagai suatu transmisi informasi,terdiri dari rangsangan yang diskriminatif, dari sumber kepada penerima”
Dari pendapat di atas, bisa di tarik kesimpulan bahwa komunikasi bisa terjadi karena adanya beberapa unsur yang ada untuk membangun sebuah komunikasi. Berikut ini unsur pembangun komunikasi :
• Sumber – Yaitu pembuat informasi atau pengirim informasi. Pada komunikasi antar manusia, sumber komunikasi bisa dari satu orang atau dari beberapa orang (kelompok) misalnya sebuah organisasi atau lembaga. Sumber komunikasi disebut juga komunikator.
• Penerima – pihak yang menjadi tujuan untuk dikirimi pesan oleh sumber (komunikator). Penerima bisa terdiri dari satu orang atau lebih. Penerima disebut juga komunikan.
• Pesan – adalah informasi yang disampaikan oleh pengirim pesan kepada penerima (komunikan). Pesan tersebut bisa disampaikan dengan bertatap muka (langsung) atau melalui media komunikasi (tidak langsung).
• Media – alat yang digunakan dalam berkomunikasi untuk memindahkan pesan (informasi) dari sumber kepada penerima
• Efek – Pengaruh yang dipikirkan dan dirasakan oleh penerima sebelum dan sesudah menerima pesan. Yang kemudian akan mempengaruhi sikap seseorang dalam menelaah pesan.
• Umpan Balik – sebuah bentuk tanggapan balik dari penerima setelah memperoleh pesan yang diterima.
B. Fungsi Komunikasi
Pada unsur komunikasi yang telah dijelaskan bahwa pihak yang mengirim pesan kepada khalayak disebut komunikator. Sebagai pelaku dalam proses komunikasi, komunikator memegang peranan yang sangat penting terutama dalam mengendalikan jalannya komunikasi. Sehingga pesan tersebut diterima oleh penerima (komunikan) secara baik.
Berikut ini beberapa fungsi komunikasi dalam kehidupan sehari-hari tersebut menurut para ahli :
• Menurut Thomas M. Scheidel, “Kita berkomunikasi terutama untuk menyatakan dan mendukung identitas-diri, untuk membangun kontak social dengan orang di sekitar kita, dan untuk mempengaruhi orang lain untuk merasa, berpikir, atau berperilaku seperti yang kita inginkan”
• Rudolf F. Verderber, “Komunikasi mempunyai dua fungsi. Pertama, fungsi social, yakni untuk tujuan kesenangan, untuk menunjukan ikatan dengan orang lain, membangun dan memelihara hubungan. Kedua, fungsi pengambilan keputusan, yakni memutuskan untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu pada saat tertentu.”
A. Pengertian Dakwah
Dakwah menurut etimologi (bahasa) berasal dari kata bahasa Arab : da’a – yad’u – da’watan yang berarti mengajak, menyeru, dan memanggil. Di antara makna dakwah secara bahasa adalah:
• An-Nida artinya memanggil; da’a filanun Ika fulanah, artinya si fulan mengundang fulanah
• Menyeru, ad-du’a ila syai’i, artinya menyeru dan mendorong pada sesuatu.
Dalam dunia dakwah, orang yang berdakwah biasa disebut Da’i dan orang yang menerima dakwah atau orang yang didakwahi disebut dengan Mad’u.
Dalam pengertian istilah dakwah diartikan sebagai berikut:
1. Prof. Toha Yaahya Oemar menyatakan bahwa dakwah Islam sebagai upaya mengajak umat dengan cara bijaksana kepada jalan yang benar sesuai dengan perintah Tuhan untuk kemaslahatan di dunia dan akhirat.
2. Syaikh Ali Makhfudz, dalam kitabnya Hidayatul Mursyidin memberikan definisi dakwah sebagai berikut: dakwah Islam yaitu; mendorong manusia agar berbuat kebaikan dan mengikuti petunjuk (hidayah), menyeru mereka berbuat kebaikan dan mencegah dari kemungkaran, agar mereka mendapat kebahagiaan di dunia dan akhirat.
3. Hamzah Ya’qub mengatakan bahwa dakwah adalah mengajak umat manusia dengan hikmah (kebijaksanaan) untuk mengikuti petunjuk Allah dan Rasul-Nya.
4. Menurut Prof Dr. Hamka dakwah adalah seruan panggilan untuk menganut suatu pendirian yang ada dasarnya berkonotasi positif dengan substansi terletak pada aktivitas yang memerintahkan amar ma’ruf nahi mungkar.
5. Syaikh Muhammad Abduh mengatakan bahwa dakwah adalah menyeru kepada kebaikan dan mencegah dari kemungkaran adalah fardlu yang diwajibkan kepada setiap muslim.
Dari beberapa definisi di atas secara singkat dapat disimpulkan bahwa dakwah merupakan suatu aktivitas yang dilakukan oleh informan (da’i) untuk menyampaikan informasi kepada pendengar (mad’u) mengenai kebaikan dan mencegah keburukan. Aktivitas tersebut dapat dilakukan dengan menyeru, mengajak atau kegiatan persuasif lainnya.
Juga dari beberapa definisi di atas dan halaman-halam sebelumnya yang membahas tentang komunikasi dan tentang dakwah maka kita dapat menyimpulkan bahwa komunasi dakwah adalah komunikasi yang bertujuan untuk menyampaikan pesan-pesan dakwah amar ma’ruf nahi mungkar.
Dakwah menjadikan perilaku Muslim dalam menjalankan Islam sebagai agama rahmatan lil’alamin yang harus didakwahkan kepada seluruh manusia, yang dalam prosesnya melibatkan unsur: da’i (subyek), maaddah (materi),thoriqoh (metode), wasilah (media), dan mad’u (objek) dalam mencapaimaqashid (tujuan) dakwah yang melekat dengan tujuan Islam yaitu mencapai kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat.
Islam sebagai agama merupakan penerus dari risalah-risalah yang dibawa nabi terdahulu, terutama agama-agama samawi seperti Yahudi dan Nasrani. Islam diturunkan karena terjadinya distorsi ajaran agama, baik karena hilangnya sumber ajaran agama sebelumnya ataupun pengubahan yang dilakukan pengikutnya. Dalam agama Nasrani misalnya, hingga saat ini belum ditemukan kitab suci yang asli.
Karena dakwah merupakan aktivitas amar ma’ruf nahi mungkar, dakwah tidak selalu berkisar pada permasalahan agama seperti pengajian atau kegiatan yang dianggap sebagai kegiatan keagamaan lainnya. Dakwah juga bisa mencakup hal-hal keduniaan selama hal tersebut berorientasi kepada akhirat dan hal tersebut bisa menjadi sarana yang baik untuk menyampaikan pesan-pesan dakwah. Salah satu hal tersebut adalah internet atau social network atau media social.
2. Dakwah lewat internet atau media social
a. Fakta Penggunaan FB Dan Twitter Di Indonesia.
Penggunaan internet atau khususnya sosial media yang paling popular di Indonesia yaitu Facebook dan Twitter.
Pengguna FB di Indonesia sekitar 42.000.000 yang membuat Indonesia berada di urutan nomor empat dunia setelah Amerika Serikat, Brazil, dan India. Padahal kebanyak isi penggunanya cuma update status alay, curhat galau, kasi jempol, upload foto narsis, pedekate sama buka notif. Gitu-gitu doang. Tapi betah ya? Karena tiap hari itu ada info baru yang bertambah.
Sedangkan untuk menduduki social media ke-2 terbanyak penggunanya di Indonesia dengan 29.000.000 orang yang menjadikan Indonesia menjadi peringkat 5 pengguna twitter terbanyak di dunia.
b. Mengapa Sosmed (sosial media)?
1. Tidak butuh biaya mahal. Cukup modal duit pulsa / modem saja. Apalagi biaya internet di Indonesia sudah semakin terjangkau. Ditambah banyaknya lokasi di Indonesia yang menyediakan internet gratis dengan koeneksi wifi.
2. Penyebaran informasi yang sangat cepat. Kecepatan penyebarannya sangat cepat. Sekali melakukan postingan, dalam hitungan menit bisa menjangkau puluhan bahkan ribuan orang.
3. Indonesia pengakses terbesar di dunia. Lebih lanjut menurut APJI (sosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia), angka pertumbuhan pengguna Internet di Indonesia akan meningkat sekitar 30 persen atau mencapai 82 juta pengguna di tahun 2013, dan diasumsikan akan bertambah terus menjadi 107 juta pada 2014 dan 139 juta atau 50 persen total populasi pada 2015.
4. Bisa diakses di mana aja dan kapan saja.
5. Bisa menggiring mindset publik. Mana sih media yang netral? Ya cuma RRI dan TVRI. Itu pengelolanya pemerintah. Metrotv punya Surya Paloh, MNC (TPI, Global, RCTI) punya Hari Tanoe, TV One dan ANTV punya Bakrie, Transcorp (TransTV dan Trans7) punya Chairul Tandjung. Maka kita harus bisa memilah-milah informasi yang ada. Ingat fenomena suatu yang ketuanya terseret kasus Korupsi Import Daging Sapi? Ramai-ramai para kadernya berjuang menggiring opini pubili melalui social media sehinga secara tidak langsung terjadi perang antara media elektronik vs social media. Bahkan,Pemilukada di beberapa daerah pun sudah merambah berkampanye melalui social media.
6. Para pakar dan ulama yang berada dibalik media dakwah via internet bisa lebih konsentrasi dalam menyikapi setiap wacana dan peristiwa yang menuntut status hukum syar’i.
7. Dakwah melalui internet atau medsos telah menjadi salah satu pilihan masyarakat. Berbagai situs mereka bebas memilih materi dakwah yang mereka sukai, dengan demikian pemaksaaan kehendak bisa dihindari.
8. Cara penyampaian yang variatif telah membuat dakwah Islamiyah via internet atau medsos bisa menjangkau segmen yang luas.
9. Media cetak terbatas pada tulisan dan gambar. Media elektronik terbatas di audio dan gambar. Internet sosial media bisa mengkombinasikan semuanya baik tulisan, gambar, suara, maupun video.
c. Tren informasi sekarang sudah terbalik
Kalo dulu dari TV masuk radio baru masuk ke media cetak. Sekarang awalnya di media online diblow-up di radio, setelah itu masuk media cetak, dan puncaknya di TV.
d. Fenomena Internet atau Sosial Media di Dunia Dakwah
Allah subhanahu wa ta’ala berfirman :
وَلْتَكُنْ مِنْكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَأُولَئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ
“Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang makruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung.” (QS. 3:104)
Media internet terutama sosial media adalah hal yang tak dapat kita pungkiri keberadaannya saat ini. Agar dakwah kita dapat berkembang jangkauannya, tentunya harus mengikuti jaman, bukan? Facebook, Twitter, Pinterest, dan Instagram tentunya adalah beberapa contoh sosial media yang banyak digunakan oleh para pengguna internet dewasa ini.
Awalnya, Internet lebih khususnya sosial media hanya digunakan untuk para penyuka Internet saja dan tak digunakan untuk urusan dakwah. Namun sekarang, para pelaku dakwah, gak Cuma yang bergelar ustadz atau da’I juga sudah mulai mempertimbangkan internet terutama sosial media.
Internet sosial media juga dapat mempertemukan kita dengan orang-orang yang di kehidupan nyata sulit ditemui, misalnya seorang dari perusahaan besar, atau orang-orang ternama. Mulailah dengan follow atau menambahkan mereka sebagai teman. Retweet atau berbagi di wall mereka. Sampaikan dakwah kita ke mereka.
Lewat sosial media, kita juga dapat melakukan sebuah perhelatan baik secara online maupun offline. Contoh perhelatan online misalnya dengan ‘Chatting Bareng’, tanya jawab via twitter, atau dauroh kajian online. Atau kita dapat membuat acara kajian di suatu tempat dan kita dapat mempromosikan acara tersebut lewat sosial media.
e. Strategi Berdakwah Melalui Internet
Perkataan strategi pada mulanya dihubungkan dengan operasi militer dalam skala besar-besaran. Oleh sebab itu, strategi dapat berarti “ilmu tentang perencanaan dan pengarahan operasi militer secara besar-besaran”. Di samping itu dapat pula berarti “kemampuan yang terampil dalam menangani dan merencanakan sesuatu”. Sedangkan tujuan suatu strategi ialah untuk merebut kemenangan atau meraih suatu hasil yang diinginkan.Strategi dakwah adalah merupakan metode, siasat, taktik atau manuver yang dipergunakan dalam aktivitas atau kegiatan dakwah, yang peranannya sangat menentukan sekali dalam proses pencapaian tujuan dakwah.
Seiring dengan berkembangnya zaman, globalisasi sebagai fenomena terbuka luasnya ruang dan waktu bukan hanya sebuah keniscayaan yang tidak dapat ditampik, melainkan juga menguntungkan bagi interaksi peradaban seluruh umat manusia. Kemunculannya dengan kemajuan peradaban manusia menjadikan globalisasi sebagai sebuah ideologi bagi masyarakat masa kini yang juga disebut sebagai masyarakat informasi.
Untuk dapat mencapai tujuan yang tepat dan mendapatkan kebehasilan, maka seorang da’i harus pandai dalam memilih media dakwah. Masyarakat masa kini adalah masyarakat plural yang berkembang dengan berbagai kebutuhan yang praktis, sehingga kecanggihan teknologi mau tidak mau akan menghadapi dan menjadi idaman dalam kehidupan masyarakat.
Kecanggihan teknologi telah membuka sekat dan menghilangkan batas ruang dan waktu, sehingga memilih dan menggunakan media dakwah yang tepat sudah merupakan keharusan dan tuntutan zaman. Dengan demikian, media dakwah merupakan wasilah bagi keberhasilan dakwah yang dilakukan.
Pendakwah di zaman ini tidak lagi mapan dengan hanya kebolehan berpidato atau berceramah. Tetapi pendakwah zaman ini adalah penyelidik dan penggerak kepada penyelesaian masalah semasa secara praktis. Artinya dalam posisi ini mempunyai kesadaran dan telah menempatkan pada posisi startegis dengan menghadirkan dan mengikutsertakan teknologi informasi sebagai mitranya dalam dakwah amar ma’ruf nahi munkar.
Keberadaan internet sebagai media dakwah sudah bukan lagi pada tataran wacana lagi. Seharusnya para ulama, da’i, dan para pemimpin-pemimpin Islam sudah menyadari dan segera melakukan langkah-langkah strategis untuk menjaga dan mentarbiyah generasi-generasi muda kita agar siap dan matang dalam menghadapi serangan-serangan negatif dari media internet.
Sebuah langkah yang baik telah banyak dilakukan oleh ulama-ulama di timur tengah dan para cendekiawan Islam di Eropa dan Amerika yang menyambut media internet sebagai senjata dakwah. Langkah-langkah untuk berdakwah melalui internet dapat dilakukan dengan membuat jaringan-jaringan tentang Islam, diantaranya: cybermuslim atau cyberdakwah, Situs Dakwah Islam, YoutubeIslam atau IslamTube, Website, Blog dan Jaringan sosial seperti: Facebook dan twitter.
Masing-masing cyber tersebut menyajikan dan menawarkan informasi Islam dengan berbagai fasilitas dan metode yang beragam variasinya.Sebagai contoh, situs seorang ulama bernama Salman Audah yang menjadi direktur situs dakwah Islam (www.islamtoday.com) dengan empat bahasa besar utama dunia, Inggris, Arab, Prancis, dan Mandarin. Selain Salman, masih ada sosok muallaf bernama Yusuf Estes yang terkenal denganYoutubeIslam.com-nya (sekarang IslamTube.com). Sebuah situs seperti Youtube yang dikelola secara islami. Yusuf juga diketahui mengelola banyak situs lainnya. Dari dakwahnyalah diketahui bahwa banyak ratusan bahkan ribuan orang kafir menerima dakwah islam. Dan jutaan remaja Islam mengenal agamanya dengan baik. Di Indonesia, telah tampil beberapa situs Islam terkemuka seperti http://www.muslimdaily.net, http://www.eramuslim.com, http://www.hidayatullah.com dan beberapa situs Islam lainnya dengan beraneka latar belakangnya.
Disaat umat lain telah berupaya menyebarkan ajaran dan pandangannya menggunakan iklan-iklan di televisi, di komunitas maya menggunakan email, mailing list, forum diskusi, internet messenger, sampai yang ter-update saat ini (Facebook), Oleh karena itu informasi yang akan disampaikan dalam berdakwah ini harus bersifat valid, terpercaya, bukan sebuah fitnah, bersifat konstruktif, membuka dan memperdalam wawasan, terbuka untuk didiskusikan dan tidak mengandung unsur-unsur lain yang dapat merusak makna dakwah itu sendiri.
Sumber :
http://www.tribunnews.com/2012/05/16/pengguna-facebook-as-nomor-1-indonesia-nomor-4
http://teknologi.kompasiana.com/internet/2013/01/07/18-19-juta-pengguna-baru-internet-di-2013-didominasi-kalangan-middle-class-517133.html
http://mafazaif.wordpress.com/2010/01/09/pemanfaatan-ti-untuk-kemajuan-dakwah/
http://www.kamisama86.co.cc/2009/11/metode-dakwah-melalui-internet.html
http//www.masjidkotabogor.com/index.php/news/view/107
http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_Internet
http://ilpi.multiply.com/journal/item/7 http//www.dhani.singcat.com//internet/modul.php?page/
http://stikom-pti2007-kelompok9.blogspot.com/2007/09/pengertian-internet.html
http://icus2ays.blogspot.com/2008/04/internet-media-dakwah-alternatif.html
http://mafazaif.wordpress.com/2010/01/09/pemanfaatan-ti-untuk-kemajuan-dakwah/
http://id.wikipedia.org/wiki/Komunikasi
http://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_definisi_komunikasi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar